BUPATI BENGKULU TENGAH TERIMA SERANGKAIAN AUDIENSI DAN PIMPIN RAKOR FORKOPIMDA, PERKUAT SINERGI PEMBANGUNAN DAN STABILITAS DAERAH

Media Pemkab Benteng
25 Mei 2026
19:06 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menerima sejumlah agenda audiensi strategis bersama instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, hingga sektor perbankan, yang dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Forkopimda terkait penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan stabilitas daerah bertempat di Ruang Kerja Bupati dan Ruang Rapat Bupati, Senin (25/05/2026)

Audiensi pertama dilakukan bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah dengan materi pembahasan terkait penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Gerakan Menanam Pohon bagi calon pengantin di Kabupaten Bengkulu Tengah, serta program penanaman tanaman kalamambu sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Bupati Bengkulu Tengah. Turut hadir mendampingi Bupati yakni para Asisten dan Staf Ahli Bupati serta Kepala OPD terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Bengkulu Tengah H. Arsan S. Ibrahim, S.Ag., M.HI., menyampaikan bahwa gerakan tersebut menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sejak awal membangun rumah tangga.

“Kami berharap program ini dapat menjadi gerakan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran ekologis bagi calon pengantin di Kabupaten Bengkulu Tengah,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bengkulu Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap program kolaboratif tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya bernilai sosial dan keagamaan, tetapi juga berdampak terhadap pelestarian lingkungan. Pemerintah daerah siap mendukung penuh agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Bupati.

Selanjutnya, Bupati menerima audiensi Panitia Pelaksana Konferensi Cabang (Konfercab) IV Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bengkulu Tengah. Audiensi tersebut membahas persiapan pelaksanaan Konfercab IV Nahdlatul Ulama Bengkulu Tengah, sekaligus permohonan dukungan dan kehadiran Bupati pada kegiatan tersebut yang juga akan melaksanakan pemilihan pengurus PCNU periode berikutnya.

Ketua Panitia Konfercab IV PCNU Bengkulu Tengah menyampaikan harapan agar pelaksanaan konferensi dapat berjalan lancar dan menjadi momentum penguatan organisasi.

“Kami berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah agar pelaksanaan Konfercab IV dapat berjalan sukses serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin baik ke depan,” sampainya.

Bupati Bengkulu Tengah menyambut baik agenda tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menjaga persatuan dan pembangunan masyarakat.

“Nahdlatul Ulama memiliki peran besar dalam menjaga nilai kebangsaan, persatuan, dan pembangunan umat. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Bupati.

Audiensi berikutnya dilaksanakan bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu yang baru bertugas. Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah program prioritas BKKBN, di antaranya pencegahan stunting, Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), program Lansia Berdaya, serta program MBG untuk sasaran 3B yang menjadi program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menyukseskan program-program tersebut.

“Kami berharap dukungan dan sinergi Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah agar program-program prioritas nasional ini dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Bupati Bengkulu Tengah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah siap mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menjalankan berbagai program strategis.

“Pemerintah daerah siap berkolaborasi mendukung program-program dari pusat agar dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa semakin sejahtera,” tegas Bupati.

Selain itu, Bupati juga menerima audiensi dari Bank Mandiri Bengkulu yang membahas solusi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui implementasi E-PBB serta dukungan layanan perbankan lainnya untuk Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Perwakilan Bank Mandiri Bengkulu menyampaikan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pelayanan daerah.

“Kami siap mendukung Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui penguatan sistem digitalisasi pembayaran daerah guna meningkatkan efektivitas pelayanan dan optimalisasi PAD,” ungkap perwakilan Bank Mandiri.

Bupati menyampaikan apresiasi terhadap dukungan sektor perbankan dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kolaborasi dengan sektor perbankan menjadi bagian penting dalam mendorong modernisasi pelayanan dan peningkatan pendapatan daerah secara transparan dan efektif,” kata Bupati.

Usai rangkaian audiensi, Bupati Bengkulu Tengah memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati. Rapat tersebut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri, Sekretaris Daerah, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, serta Kepala OPD terkait.

Rapat membahas penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam rangka penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan stabilitas daerah.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah secara rutin melaksanakan koordinasi terkait pengendalian inflasi dan stabilitas harga pangan.

“Kami terus melakukan langkah-langkah strategis menjaga kestabilan harga di Kabupaten Bengkulu Tengah. Beberapa waktu lalu harga cabai dan bawang sempat tinggi, namun melalui upaya yang dilakukan bersama, kondisi mulai terkendali dan Bengkulu Tengah sudah keluar dari kategori daerah yang menjadi perhatian nasional,” jelas Sekda.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah menekankan pentingnya konsistensi koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi gangguan stabilitas daerah.

“Saya minta rapat koordinasi ini terus dilaksanakan secara rutin minimal dua kali dalam sebulan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga stabilitas daerah. Kita harus memiliki bukti kehadiran, dokumentasi, serta langkah nyata di lapangan agar seluruh program berjalan optimal,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa Cadangan Beras Pemerintah harus dijaga dan digunakan secara tepat sasaran apabila terjadi kondisi darurat atau situasi luar biasa di daerah.

“Cadangan Beras Pemerintah ini diperuntukkan bagi situasi luar biasa seperti bencana atau kondisi mendesak lainnya. Selama kondisi daerah masih aman dan terkendali, maka cadangan tersebut tetap disimpan dengan baik. Namun jika ada kondisi yang membutuhkan, maka wajib disalurkan untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

(MC/BDR)

Komentar

20