PEMKAB BENGKULU TENGAH DUKUNG PENGUATAN KADER ANSOR, DIKLAT TERPADU ANGKATAN II RESMI DIBUKA

Media Pemkab Benteng
17 Juli 2026
19:37 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas generasi muda melalui organisasi kepemudaan dan keagamaan. Komitmen tersebut disampaikan saat pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Terpadu (Diklat Terpadu) Angkatan II Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Pondok Kubang di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Pondok Kubang. Jumat (17/07/2026)

Bupati Bengkulu Tengah yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah, Tandri Donin, M.Pd., M.E., secara resmi membuka kegiatan yang mengusung tema "Memperkokoh Nilai Kebangsaan, Menguatkan Tradisi, dan Menjaga NKRI."

Turut hadir Ketua PCNU Kabupaten Bengkulu Tengah Muhammad Darmawan Saputra, S.Pd.I., anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Partai Golkar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Perwakilan PW GP Ansor Provinsi Bengkulu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bengkulu Tengah, Pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum KH. Ahmad Royani, Kepala KUA Kecamatan Pondok Kubang, Kepala Desa Harapan Makmur, serta para tokoh agama dan masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Tandri Donin menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pondok Pesantren Mambaul Ulum yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan diklat. Menurutnya, kegiatan kaderisasi seperti ini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berjiwa nasionalis, dan memiliki komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berkomitmen mendukung penuh organisasi kepemudaan keagamaan seperti Gerakan Pemuda Ansor sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Kami membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan pemuda sehingga mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas, berdaya saing, serta berkontribusi bagi agama, bangsa, dan daerah," ujar Tandri Donin.

Ia juga mengajak seluruh kader Ansor dan Banser untuk terus menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat toleransi di tengah masyarakat.

Kepada seluruh peserta, Tandri berharap agar mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan sungguh-sungguh dan penuh disiplin, sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mengabdi kepada masyarakat, agama, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Bengkulu Tengah, Gus Darmawan, mengapresiasi konsistensi GP Ansor dalam melaksanakan kaderisasi di berbagai kecamatan. Menurutnya, proses kaderisasi merupakan langkah penting dalam menjaga keberlangsungan perjuangan Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bengkulu Tengah, Nanang Safrudin, mengatakan bahwa pelaksanaan Diklat Terpadu merupakan bagian dari program berkelanjutan GP Ansor untuk mencetak kader yang memiliki pemahaman keislaman, kebangsaan, serta mampu menjadi pelopor di lingkungan masing-masing.

 

Sementara itu, perwakilan PW GP Ansor Provinsi Bengkulu, Abbas, mengajak seluruh peserta untuk mengikuti proses kaderisasi secara serius. Ia menegaskan bahwa kaderisasi merupakan ruh organisasi yang harus terus dijaga agar mampu melahirkan kader yang berkualitas, militan, serta siap melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.

Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, dilakukan penyematan name tag secara simbolis kepada perwakilan peserta oleh Ketua PW GP Ansor Provinsi Bengkulu, Abbas. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian Diklat Terpadu Angkatan II yang akan diikuti para peserta selama tiga hari ke depan.

Kegiatan Diklat Terpadu Angkatan II ini akan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai materi yang meliputi penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, keorganisasian, serta penguatan karakter kader Ansor dan Banser.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan semakin kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, religius, nasionalis, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Bengkulu Tengah.

(MC/BDR)

 

Komentar

20