Bengkulu Tengah, MC Benteng – Suasana khidmat sekaligus penuh semangat terasa dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini di Kabupaten Bengkulu Tengah. Dalam momen istimewa ini, Bupati Bengkulu Tengah Dra. Rachmat Riyanto.,S.T,.M.AP., bertindak langsung sebagai inspektur upacara, menegaskan komitmen kuat terhadap kemajuan daerah dan pemberdayaan perempuan.

Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bengkulu Tengh. Senin (27/4/2026) dengan tertib dan penuh makna ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP-PKK Bengkulu Tengah, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ketua Dharma Wanita, perwakilan PERSIT, Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap semangat pembangunan daerah dan kesetaraan gender.

Dalam amanatnya, Bupati  Rachmat Riyanto menekankan bahwa peringatan Hari Otda bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan publik, serta inovasi demi kemajuan Bengkulu Tengah.

Tak hanya itu, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh perempuan, khususnya di Bengkulu Tengah, yang telah berperan aktif dalam berbagai sektor pembangunan. Semangat perjuangan Kartini diharapkan terus hidup dalam diri perempuan masa kini untuk berkontribusi nyata dalam memajukan daerah.

“Kartini masa kini adalah perempuan yang mampu berkarya, mandiri, dan berperan aktif dalam pembangunan. Kita semua harus mendukung peran perempuan agar semakin kuat dan berdaya. Saya juga menegaskan kepada seluruh ASN untuk dapat bijak menggunakan media sosial agar dapat di verifikasi terliebih dahulu informasi-informasi yang masuk kebenarannya. Mari kita nijaksana menggunakan media sossial,"tegasnya.

Upacara ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara semangat otonomi daerah dan emansipasi perempuan, yang keduanya menjadi pilar penting dalam menciptakan kemajuan yang inklusif. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun Bengkulu Tengah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Dengan menggabungkan dua peringatan penting dalam satu momen, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berhasil menghadirkan pesan kuat bahwa kemajuan daerah tidak terlepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan sebagai penggerak perubahan. (MC/EK)

20