DPRD Bengkulu Tengah Gelar Rapat Paripurna: Bahas Pandangan Umum Fraksi dan Jawaban Bupati Terkait Raperda APBD Perubahan 2026

Media Pemkab Benteng
27 Agustus 2026
17:47 WIB

MC-BENTENG
BENGKULU TENGAH – DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Rapat Paripurna di Ruang Rapat Gunung Bungkuk pada Kamis (27/8/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fepi Suheri, S.AP. ini mengusung agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi serta Jawaban Bupati terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD menegaskan bahwa lembaga legislatif akan mendukung setiap langkah inovatif dan terukur dari Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Sesuai tata tertib, penyampaian pandangan umum dilaksanakan secara berurutan oleh tujuh fraksi,yaitu Fraksi PPP, PDI-P, Gerindra, PAN, PSI, Golkar, dan NasDem.

Rapat sesi pagi ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos.,  para Kepala OPD beserta perwakilan, seluruh Anggota DPRD, serta sejumlah Camat di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah.

Setelah seluruh fraksi menyampaikan pandangannya, rapat ditutup sementara untuk dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB.

Memasuki sesi siang hari, Ketua DPRD Fepi Suheri membuka kembali persidangan dengan menekankan makna substansial dari pembahasan anggaran. Ia menyatakan bahwa Rapat Paripurna hari ini bukan sekadar tahapan administratif atau formalitas belaka.

 
"Di balik setiap angka-angka APBD, tersimpan amanah dan harapan masyarakat yang wajib kita jaga dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, setiap keputusan anggaran yang diambil di ruangan ini memikul tanggung jawab moral yang sangat berat, yang kelak harus kita pertanggungjawabkan kepada Rakyat, Daerah, dan Tuhan Yang Maha Esa," tegasnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos. membacakan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi. Dalam tanggapannya, Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi khususnya kepada Fraksi Nurani Keadilan dan menegaskan komitmen pengelolaan APBD yang berbasis kinerja, transparan, serta akuntabel. Pemda juga berkomitmen mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat, serta memprioritaskan alokasi anggaran pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai bagian dari proses penyelarasan kemampuan keuangan daerah dengan realisasi pendapatan tahun berjalan.

Sesi jawaban bupati ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Asisten I, II, dan III yg mewakili, pejabat Eselon II dan III, Direktur RSUD sungai lemau, Direktur Utama Perumda Tirta, serta seluruh Anggota DPRD dan Camat Kabupaten Bengkulu Tengah.


Usai mendengarkan jawaban bupati dan tidak adanya catatan tambahan, Ketua DPRD Fepi Suheri mengetuk palu tiga kali sebagai tanda resmi berakhirnya Rapat Paripurna hari ini.
(MC/NY)

Komentar

20