Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Sinergi Pengembangan Wisata Indikasi Geografis Jeruk Kalamansi
Bengkulu Tengah, MC Benteng – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengembangkan potensi unggulan daerah. Salah satunya melalui pengembangan Jeruk Kalamansi sebagai produk pertanian khas daerah yang memiliki nilai ekonomi sekaligus potensi menjadi daya tarik wisata berbasis Indikasi Geografis.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam kegiatan Coffee Morning Geographic Indication (GI) Tourism atau Wisata Indikasi Geografis Jeruk Kalamansi Bengkulu Tengah, yang digelar di Pondok Saung Pak Johan, kawasan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kalamansi, Kecamatan Pondok Kubang, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu, Zulhairi, beserta jajaran. Sementara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah diwakili Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Nurul Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si.
Coffee Morning GI Tourism menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu, pelaku usaha, UMKM, petani, serta masyarakat dalam mendorong pengembangan Jeruk Kalamansi Bengkulu Tengah.
Pengembangan tersebut juga sejalan dengan salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah melalui Kalamambu, yang mendorong pemanfaatan potensi Jeruk Kalamansi agar memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.
Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Nurul Iwan Setiawan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu yang telah memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap pengembangan Jeruk Kalamansi Bengkulu Tengah.
«“Terima kasih kepada Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu yang telah memberikan energi positif terhadap produk pertanian, UMKM, dan wisata yang ada di Bengkulu Tengah. Kami berharap ke depan Jeruk Kalamansi Bengkulu Tengah dapat dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga hingga mancanegara, sehingga dapat memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” tuturnya.»

Menurutnya, Jeruk Kalamansi tidak lagi hanya dipandang sebagai komoditas pertanian. Dengan konsep Geographic Indication Tourism, produk lokal tersebut dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang mengangkat karakteristik wilayah, budaya, aktivitas masyarakat, hingga produk olahan berbasis Kalamansi.
Konsep ini membuka peluang agar wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam Bengkulu Tengah, tetapi juga mengenal secara langsung proses budidaya, pengolahan, hingga berbagai produk turunan Jeruk Kalamansi yang dihasilkan masyarakat.
“Sinergi bersama Kementerian Hukum Wilayah Bengkulu diharapkan dapat semakin memperkuat perlindungan dan pengembangan Indikasi Geografis Jeruk Kalamansi Bengkulu Tengah. Di sisi lain, ini juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas serta meningkatkan daya saing produk lokal kita,” jelas Nurul Iwan.
Ia menambahkan, kegiatan Coffee Morning GI Tourism menjadi momentum penting untuk menggali berbagai peluang pengembangan wisata berbasis Indikasi Geografis. Melalui kolaborasi yang kuat, potensi lokal diharapkan dapat dikemas secara lebih kreatif, memiliki nilai tambah, serta mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Kegiatan Coffee Morning GI Tourism ini juga menjadi ruang diskusi untuk menggali berbagai peluang pengembangan wisata berbasis Indikasi Geografis, sehingga potensi lokal dapat dikemas secara lebih kreatif, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan Jeruk Kalamansi melalui kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya pada sektor pertanian, tetapi juga pengolahan produk, UMKM, pemasaran, ekonomi kreatif, hingga pariwisata.
Dengan potensi tersebut, Jeruk Kalamansi diharapkan mampu menjadi salah satu ikon produk unggulan Bengkulu Tengah, sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan pintu masuk untuk memperkenalkan potensi wisata serta kekayaan daerah Bengkulu Tengah ke tingkat yang lebih luas. (MC/EK)
Komentar
20
Login Form
Silahkan login dengan mengisi informasi dibawah iniRegistrasi Akun